MASIH TERSISA SATU YANG MENJADI TUGAS KITA

MASIH TERSISA SATU YANG MENJADI TUGAS KITA

Mengingat kembali pelajaran biologi terkadang menyenangkan, asal jangan terlalu detail. Rasanya otak kita harus bekerja keras kalau harus membuka memori yang terlalu spesifik yang sudah kita tinggalkan puluhan tahun lalu sejak SMA.

Tetapi, untuk sekedar mengingatkan bahwa tubuh kita mengandung beberapa sistem biologis secara garis besar saja, tampaknya tidak apa-apa kan? Kalau begitu bisakah saudara sebutkan beberapa sistem biologis yang bekerja setiap hari?

Sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem eksresi (pembuangan) dan masih banyak lagi. Tubuh kita sangat sibuk bekerja secara otomatis setiap hari. Meskipun banyak jenisnya, seluruh sistem di atas memiliki benang merah yang sama, yaitu memfilter dan menyaring apa yang diperlukan tubuh.

Sistem pernapasan dengan paru-paru sebagai pusatnya, bertugas menyaring oksigen dan mengeluarkan karbondioksida yang tidak kita perlukan. Sistem pencernaan memilih zat gizi yang berguna dan membuang ampas makanan keluar melalui sistem eksresi.

Jantung menjalankan fungsinya dalam sistem peredaran darah dengan cara memfilter darah bersih dan mencuci darah kotor. Begitulah keajabian dalam tubuh kita. Allah telah mengatur sedemikian rupa agar organ-organ tubuh ini memilih hanya yang baik dan meninggalkan yang tidak baik.

Kecuali otak (akal pikiran). Untuk yang satu ini Allah kembalikan kepada diri kita masing-masing. Hanya satu ini saja, di saat sebagian besar sudah berjalan dengan sendirinya. Alhamdulillah. Kita tidak perlu memberi instruksi kepada jantung dan paru-paru. Begitu pula organ tubuh lain.

Satu-satunya yang menunggu instruksi kita adalah otak. Ketika otak kita menerima informasi, semua hal positif maupun negatif masuk. Otak tidak bisa menyaringnya, kecuali kita yang memberi perintah.

"Ah, ini hal yang tidak baik. Saya tidak memerlukannya! Saya akan keluarkan hal ini dari pikiran saya!" Begitulah yang terjadi.

Meskipun tugas kita hanya menyaring dan memfilter ilmu dan informasi yang masuk ke dalam otak, tetap saja kita sering tidak berhasil. Apalagi jika semua sistem biologis dibebani kepada pilihan kita semua. Entahlah bagaimana nasib kita jadinya.

Buktinya, masih saja kita mengerjakan hal-hal tidak penting sehari-hari. Menghabiskan waktu membaca komen-komen yang tidak bermanfaat di medsos, membaca berita fiktif yang dibuat-buat media anti Islam, menonton acara gosip di televisi, atau memilih untuk melamun ketika waktu kita senggang. Semua ini hanya contoh. Kalau mau jujur, mungkin jauh lebih banyak. Saudara lebih tahu.

Cukuplah untuk membuktikan bahwa sebenarnya otak menerima semua hal positif dan negatif, lalu menyerahkan pilihan kepada kita untuk menyaring dan memfilter informasi yang kita serap. Apakah kita sudah mengambil yang baik-baik dan meninggalkan yang tidak baik? Inilah satu tugas kita yang masih tersisa.

Salam Hijrah.
⏰ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!

Credit By Ust Arafat

Ingin umroh promo di bulan januari ?
Informasi lengkapnya klik Paket Umroh Bulan Januari

Subscribe to receive free email updates: